Bukankah Sakit Itu Nikmat?

Pagi ini. Sebagian besar orang terbangun diatas kasur yang empuk dalam keadaan sehat walafiat. Sebagian kecil orang menemukan dirinya masih terbaring diranjang sempit rumah sakit.

Sebagian besar yang bangun dalam keadaan sehat itu melompat dari tempat tidurnya dengan lupa berucap sekedar kata ‘alhamdulillah’.

Hanya sebagian kecil yang selalu ingat untuk mensyukuri; betapa nikmat sehat yang Tuhan anugerahkan itu teramat tinggi nilainya.

Sebagian besar orang yang masih terbaring diranjang sempit rumah sakit itu sepanjang malam merintih dengan wajah kuyu. Mengeluhkan rasa sakit yang dideritanya. Sambil memikirkan berapa lagi biaya yang harus dikeluarkannya.

Hanya sebagian kecil yang selalu ingat untuk mensyukuri; betapa nikmat sakit yang Tuhan cobakan itu teramat tinggi nilainya. Karena ternyata, nilai sehat itu baru benar-benar terasa ketika mereka sedang sakit. ‘Terimakasih Tuhan. Engkau telah memberiku nikmat sakit ini’ begitu mereka berkata didalam dzikirnya.

Indah. Karena dalam setiap selekit rasa sakitnya. Mereka justru merasakan sensasi seperti berada sehasta lebih dekat dengan sang pencipta. Tuhan pun mendekat. Seperti sabda Rasulullah tentang salah satu ayat qudsi ; ‘jika hambaKu, mendekat kepadaku dengan berjalan; maka Aku akan mendekat kepadanya dengan berlari….’

Dan ternyata. Berjalannya orang sakit, bisa lebih cepat dari larinya orang yang sehat. Karena ketika sakit, doa-doa kita; sering lebih khusyuk daripada ketika kita sedang sehat. Maka pantaslah jika doa orang sakit sering lebih makbul, karena mungkin; Tuhan mendekat kepadanya dengan terbang. Bukankah sakit itu Nikmat?

Salam hormat.
Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: