PKS: Wajar Golkar Putus Koalisi dengan Demokrat

By Republika Newsroom

JAKARTA — Keputusan Partai Golkar (PG) yang tidak ingin melanjutkan koalisi dengan Partai Demokrat (PD) dinilai Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai dinamika politik yang wajar.
"Itu kan pilihan yang wajar, sebelum pemilu kemarin juga kan JK sudah mengatakan bisa lebih cepat lebih baik," kata Presiden PKS, Tifatul Sembiring, melalui sambungan telepon kepada Republika, Rabu (22/4).
Menurut Tifatul, sebagai partai yang besar tentu PG tidak bisa terus-menerus berdiam diri menunggu nasib partainya bergantung pada keputusan partai lain. "Kalau menunggu terus Golkar bisa mati angin," imbuh Tifatul.
Dia mencontohkan, komunikasi yang dilakukan PG, PDIP, dan PPP sebelum pemilu seperti terhenti setelah PG mewacanakan hanya akan mengajukan cawapres untuk SBY. Dengan adanya keputusan PG bercerai dengan PD, lanjut Tifatul, dirinya meyakini jika komunikasi golden triangle akan kembali menguat.
"Kini suasananya lebih clear, lebih jelas," kata Tifatul. PKS pun mengidealkan jika pertarungan pemilihan presiden akan diikuti dua koalisi besar yang sama kuat. Koalisi pertama dihuni PD, PKS, PAN, dan PKB, sedangkan koalisi kedua terdiri dari PDIP, PG, PPP, dan Gerindra. "Kalau ini terjadi, kekuatan di parlemen juga seimbang sekitar 39 persen. Itu bagus untuk sistem pemerintahan ke depan," ucap Tifatul. "Tapi untuk PKS sendiri keputusan final koalisi tetap menunggu sidang majelis syuro tanggal 25-26 April besok," sambung Tifatul.- ade/ahi

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: