Aceh Terapkan Pendidikan Bernuansa Islami

Kamis, 02 April 2009 pukul 23:40:00

 

BANDA ACEH — Kalangan ulama dan umara di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam bersepakat untuk menerapkan kurikulum pendidikan bernuansa islami yang berlandaskan Alquran dan hadis. Kurikulum pendidikan bernuansa islami itu akan segera diaplikasikan di seluruh sekolah yang tersebar di Serambi Makkah itu.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi NAD, Mohd Ilyas, mengatakan, penerapan kurikulum bernuansa islami di Tanah Rencong itu sangat mendesak untuk dilakukan. Terlebih, kata dia, hal itu merupakan amanah Undang-Undang No 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh. Sehingga, penerapan syariat Islam di wilayah itu bisa dilakukan secara kafah (menyeluruh).
"Konsep pendidikan bernuansa islami itu bersumber dari Alquran dan hadis, yang isi kandungannya meliputi semua aspek kehidupan, seperti  akidah, ibadah, dan akhlakul karimah,” ungkap Ilyas seperti dikutip kantor berita Antara, Rabu (1/4). Menurut dia, semua itu menjadi landasan yang kuat bagi pelaksanaan pendidikan bernuansa Islam di Aceh. ”Sehingga, pendidikan di NAD berlandaskan pada Alquran.”
Kini, ulama daya (pesantren) bersama petinggi dinas pendidikan kabupaten/kota serta majelis pendidikan daerah (MPD) serta kalangan pendidik, tengah duduk bersanding untuk menyusun konsep pendidikan bernuansa islami serta membahas berbagai materi pelajaran yang akan diaplikasikan menjadi sebuah kurikulum pendidikan.
Kurikulum pendidikan islami itu, akan diberlakukan bagi seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di provinsi itu. Selain menyusun konsep pendidikan dalam bentuk kurikulum muatan lokal seperti pengajaran membaca kitab suci Alquran bagi siswa, Pemprov Aceh juga akan menyediakan guru-guru pengajian di sekolah-sekolah.
Para ulama dan seluruh stakeholder pendidikan di Aceh akan berupaya mengintegrasikan nilai-nilai islami ke dalam kurikulum nasional sebagai salah satu cara mempercepat proses pembelajaran. Menurut Ilyas,  konsep pendidikan bernuansa islami di Aceh sebetulnya sudah sejak lama ada, namun belum terintegrasikan karena sebelumnya tak memiliki dasar hukum yang kuat.
Setelah lahirnya UUPA, nilai-nilai islami yang terkandung dalam Alquran dan hadis sangat mungkin diaplikasikan ke dalam mata pelajaran untuk diajarkan kepada anak didik. "Kami mengharapkan konsep pendidikan bernuansa islami berbasis Kalam Ilahi, ilmu pengetahuan, dan teknologi,” tegas Ilyas.
Menurut Ilyas, pelajaran sains dan teknologi berbasis Qurani menjadi sangat penting untuk diterapkan. ant/hri

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: